MENUJU PUNCAK MERAPI

merapiHari itu 25 maret 2009 selepas mata kuliah Teknologi batu bara bersih.. Saya dan beberapa teman-teman merpersiapkan segala keperluan untuk pergi mendaki ke gunung merapi. Jam 16.00 kami semua berkumpul di Tugu teknik persiapan terakhir keberangkatan dan berdoa, tapi Sebelum berangkat tidak lupa kami-kami yang narsis foto terlebih dahulu. Tim pendakian kami terdiri dari 12 orang yaitu : Saya sendiri,Yanto,Bayu,Hendro,Ulin,Ganda (TF 06),Mas Feri (TM 04),Alif dan Gito (TI 06),Noel (TF 07),Nababa dan Teo.

Di tengah perjalanan di daerah kabupaten magelang gerimis mulai turun dan menjadi teman perjalanan kami. Saat itu kami sadar bahwa cuaca sangat tidak mendukung sekali untuk melakukan pendakian. Di kejauhan kami melihat gunung merapi dipenuhi awan gelap seakan memberi pertanda untuk menghentikan rencana pendakian. Namun Kami yang telah merencanakan perjalanan ini sekian lama tidak menghiraukan cuaca seperti itu.

Pukul 19.00 kami sampai di simpang dua yang menuju SELO dan KETEB. Kami memilih Jalan yang menuju SELO karena memang jalan tersebutlah yang akan menuju gunung merapi, tapi perjalanan menuju SELO tidak mudah. Jalannya mendaki dengan tingkungan yang tajam ditambah dengan kabut yang menutupi pandangan di depan kami. Mesin kendaraan seperti meraung-raung di tengah kegelapan dan kesunyian berpacu dengan kecepatan untuk sampai di basecamp.

Blash..blash..crash..crash…sebelum menuju basecamp Saya mengalami kecelakaan kecil..huff..but nevermind..I hehe..(walaupun sedikit ngerepotin..maaf yiia teman-teman..^_^ )

Akhirnya sekitar pukul 20.00 kami tiba di basecamp merapi.di sana kami istrahat dan menitipkan kendaraan kami kepada penghuni basecamp (makasih ya Mas udah jagain kendaraannnya..^_^ ).

Pukul 21.00 kami melangkahkan kaki mendaki gunung merapi..tapi baru sekitar 15 menit kita berjalan, kami mendengar seperti ada sebuah pesta..pesta yang tidak kami ketahui, kami mendengar musik-musik,alunan gemelan dan suara sinden yang sedang bernyanyi..iihhh…

Belum sampai menuju POS 1 hujan turun,.terpaksa kami harus berhenti istrahat dan memakai jas hujan.saat itu suhu yang terekam di jam tangan sekitar 18 Celcius. Setelah beristirahat kami kembali melakukan perjalanan pendakian.

Setelah beberapa kali berhenti untuk istirahat dan berdebat untuk membangun tenda,akhirnya sekitar pukul 23.30 kami menemukan tempat yang cocok untuk membangun tenda.

Suhu saat itu menunjukan 11 Celcius ditambah dengan pakaian kami yang basah dan angin gunung membuat kami merasa semakin dingin ..bahkan untuk membuat tenda..tangan rasanya seperti membeku..huff.. tapi akhirnya 1 tenda selesai juga dibangun walaupun harusnya kami membangun 2 tenda yang sudah dipersiapkan..

Alhasil kami ber-12 menepati 1 tenda,anget rasanya..hehe… di luar tenda gerimis turun dan angin gunung bertiup bunyinya seperti angin di pantai.teman di sebelah saya yang seluruh pakaiannya basah menggigil kedinginan (Saya jadi ingat pelajaran Analisis termal bagaimana mengukur Kenyamanan termal seseorang beberapa faktor yang mempengaruhi kenyamanan termal yaitu Suhu,kelembapan,kecepatan udara,tebal dan jenis bahan pakaian). Saya yang bajunya basah juga segera mengganti baju dan menggunakan 4 lapis pakaian ditambah syal dan sarung tangan.alhamdulilah terasa mendingan di badan saya..^_^

Di dalam tenda kami pesta makanan,kacang,buah,roti,dll..tapi walaupun di tenda penuh makanan saat itu terasa nikmatnya berada di kos tidur, memeluk guling dan tenggelam di bawah selimut.^_^

Pukul 4 pagi cuaca masih belum mendukung,.akhirnya kami hanya bisa berdiam di tenda hingga pukul 6 cuaca sudah mulai terang dan tidak gerimis. Setelah sarapan,minum susu dan kopi, pukul 7 kami melanjutkan perjalanan menuju puncak merapi. Di tengah perjalan kami bertemu 5 orang pendaki yang berasal dari bogor. Kami juga bertemu dengan 2 orang bule asal Finlandia.^_^

Di tengah perjalanan kami banyak melakukan foto-foto narsis..hehe.. saya rasa sayang sekali jika tidak diabadikan pemandangan yang begitu indah dan mempesona..^_^

Pukul 8.30 kami tiba di pasar bubrah. Saya bertanya,”kok daerah ini disebut pasar bubrah?padahal kan disini tidak pasar?. Teman saya menjawab, “Pasar Bubrah tuh pasarnya mahluk halus kim..”.oh..jawabku.

selidik punya selidik Pasar Bubrah merupakan pasarnya para mahluk halus di gunung merapi,untuk pendaki tertentu terkadang diperlihatkan bagaimana ramainya pasar bubrah di malam hari. Dan banyak pendaki juga yang menuju pasar bubrah untuk melakukan pesugihan….lepas dari itu semua di daerah sana terdapat sistem pemantauan gunung merapi yang dibangun oleh dosen TF UGM. Saya amati sedikit system tersebut yang terdiri dari sensor suhu,sensor pizoelekrtik,dan sensor-sensor yang lainnya,PV sebagai sumber listrik bagi sistem tersebut dan antena yagi yuda sebagai pemancarnya yang akan diterima di laboratorium telekontrol TF UGM.

Di pasar bubrah kami juga melihat beberapa nisan orang-orang yang meninggal karena mendaki gunung merapi. Mereka yang meninggal di merapi biasanya disebabkan hipotermia (terjadi pendaharan disebakan kedinginan), mencium bau belerang terlalu lama, salah jalur pendakian dan masuk kawah merapi.

Setelah puas di pasar bubrah, kami akan melakukan pendakian yang paling sulit dari gunung merapi. Pendakian dengan cara climbing dengan kemiringan 60 derajat.. saya rasa ini adalah bagian terberat dari pendakian gunung merapi. Pegangan dan pijakan kami harus kuat dan harus pintar-pintar memilih batu acuan sebagai pegangan dan pijakan.belum lagi bau belerang yang seperti telur busuk mewarnai perjalanan kami.

Setelah 45 menit kami bersusah payah climbing akhirnya kami melihat puncak merapi pukul 9.40..wauw..it’s amazing..sungguh indah dan eksostis begitu pikirku..kami seperti melayang di awan,.kami bisa melihat hamparan sawah,kawah dan awan yang sangat dekat dengan kami. Di puncak merapi kami berfoto-foto hingga puas. Segala keletihan rasanya terbayar dengan mencapai puncak merapi…

Terima kasih merapi untuk pengalaman yang engkau berikan walaupun kami tidak dapat melihat sun rises.. Ternyata gunung yang selama ini saya lihat dari kota Jogja ini telah saya taklukan..^_^

About these ads

3 Responses to MENUJU PUNCAK MERAPI

  1. sambis says:

    Hai, Salam Kenal
    sekedar membagi Informasi tentang penyewaan tenda dan alat-alat camping, pembuatan dan penjualan tenda,
    Berkemah, Camping, kemping, Even, Wisata Alam, Mabim, Outbound Training, Tenda Dome, Tenda Sarnafil atau Tenda Kerucut;
    silakan hubungi kami di http://www.tendaku.net atau http://www.mrcamp.net
    email : tendakubandung@yahoo.com
    thx..

  2. hakiiem says:

    thx bwt informasinya..: )

  3. bayu says:

    oyy, baruu baca aku ini,, kangen naik gunung lagii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: