TES PAULI-KRAEPELIN

Sekitar sebulan yang lalu saya mengikuti Tes yang diadakan oleh ECC UGM untuk proses seleksi Karyawan dan beasiswa ikatan dinas PLN.Alhamdulilah saat ini saya sudah mencapai tahap wawancara.di Tes Tahap ke tiga yaitu psikotes yang meliputi papikostik,kraepelin,wartegg .Awalnya saya juga tidak mengetahui bentuk tes apakah ini?

Sekarang saya bagi-bagi pengalaman untuk tes Kraepelin,.pada waktu tes ini saya diberikan selembar kertas ukuran kertas Koran yang isinya bolak-balik penuh dengan angka-angka.peraturan tesnya yaitu kita hanya disuruh menjumlahkan angka di atas dan di bawah yang hasilnya di taruh di tengah-tengah(untuk lebih jelas nanti saya beri contoh),kemudian setiap beberapa menit pengawas ujian akan memerintahkan untuk menggaris di lembaran, maka peserta wajib menggarisnya.(untuk menandakan telah sampai mana pengerjaannya)

Contoh bentuk soal tesnya

4                5

9                   7

5                2

3                6

8               4

9                  2

1              8

0                  5

9            7

Angka yang saya cetak tebal adalah jawaban dari soal bentuk Kraepelin,susunan soal kraepelin yaitu angka-angka yang memanjang hingga ke bawah kemudian setelah mencapai batas bawah dimulai menjawab kembali dari atas kolom beikutnya dengan lembar soal sebesar kertas Koran bolak-balik dan waktu yang terbatas.

Pembasan di [1,1] kolom pertama baris pertama dan [1,2] kolom pertama baris ke dua terdapat angka 4 dan 5,tugas anda hanya menjumlahkan bilangan tersebut dan menuliskannya di tengah-tengah kolom ke pinggir sedikit.. 4 + 5 = 9,,dan untuk kasus 1 + 9 = 0, 4+8 = 2, karena yang diminta jawaban hanya dalam bentuk satuan.untuk lebih jelas tentang contoh tes ini cek aja di KRAEPELIN-PAULI tes

Menurut saya pribadi tampak jenis tes seperti ini untuk melihat dan mengukur seberapa jauh Tingkat konsentrasi,kestabilan,performa kerja dan bagaimana menghadapi kerja dibawah tekanan.

Karena dalam tes ini kami tidak mengetahui waktu yang diberikan dan kami berlomba-lomba untuk mengisi sebanyak-banyak dan tidak lupa menggaris ketika pengawas ujian memerintahkan (ketika menggaris tanpaknya dsini akan dilihat tingkat grafik perfoma kerja apa cenderung meningkat,menurun atau stabil?),untuk perhitungan( dilihat tingkat konsentrasi dan pengaruh tekanan kerja)

Saran saya dalam tes kraepelin:

1.Konsentrasi pada lembar jawaban sendiri,jangan terpengaruh dengan peserta ujian yang lain,walaupun mereka telah mengerjakan dengan sangat cepat,karena belum tentu mereka lebih teliti.

2.Cermat dan teliti

3.Buatlah dan pertahankan Ritme pengerjaan (jika anda sudah mendapatkan ritmenya,maka akan terasa lebih mudah)

semoga bermanfaat..

About these ads

30 Responses to TES PAULI-KRAEPELIN

  1. ade says:

    bisakah saya meminta contoh lembaran test koran pauli, karena saya ingin latihan.mohon dikirimkan keemail saya secepatnya

  2. othachu says:

    makasih telah berbagi pengalaman…
    sy akn coba berltih,,
    semoga sy juga bisa cpt dpt kerja (amin..)

  3. hakiiem says:

    yupz ,,U’re welcome..^^

  4. selvi says:

    senang mendengar pengalaman anda,
    saya msh penasaran lbh jelasnya,itu tes pauli apa kraeplin ya?….setahu saya perbedaannya klo tes pauli menjumlahkan dari atas ke bawah,sdgkn kraeplin dr bawah ke atas.
    pngalaman saya ternyata dlm mengerjakan benar memang hrs secepat2 nya dn jmlh garis ada 20 dan jgn ada garis yg terlewati,tapi INGAT “dalam skoring yg dikoreksi jmlh penghitungan yg benar hanya pada garis ke 13-20 dan 39-40,sedangkan garis2 lain yg dihitung berapa jmlh pembetulan jwbn yg anda lakukan,apakah ada baris dan garis yg terlewat,apakah garis berjumlah lengkap 20.
    yang kemudian berpengaruh dlm interpretasi kestabilan,Daya tahan kerja,ketelitian,adaptasi,kecerdasan dll

  5. ryan says:

    Askum

    Saya ada pertanyaan sedikit nih pak. Mengenai tes Kraepelin/Pauli.

    Saya sudah beberapa kali mengikuti tes tersebut terutama PAuli yakni menjumlahkan angka dari atas kebawah.

    Namun yang saya bingungkan adalah satu hal dari beberapa referensi yang saya baca pada tes Pauli ketika pihak pengetes memberi kode kita mengaris bawah angka yang kita tulis saat kode sebutkan dan pindah kekolom yang berbeda.

    Sedangkan pada beberapa tes yang saya ikuti pihak pengetes sering kali memberi petunjuk kita belom boleh pindah kolom bila kolom yang sedang dikerjakan belom selesai.

    Saya jadi bingung dengan tata cara yang sebenarnya!!

    Mohon pencerahannya.

    Thanks

  6. fitdin says:

    gimana sih carana ngerjain pauli-kraepelin??
    apakah soal yang kita kerjakan harus benar & cepat dalam penjumlahannya atau cepat tapi salah dalam penjumlahannya?? mohon penjelasannya ….thanx

  7. hakiiem says:

    klo menurut pengalamanku pribadi syeh yang penting itu harus benar…

    kan ini merupakan tes ketelitian juga dan kecepatan…

    yang penting dapet irama ngerjainnya aja deh..:)

  8. Berik Ramos says:

    Saya mohon bantuan dari teman-teman yang bisa mengetahui cara menjawab soal-soal Pauli Tes, Tes Menggambar seseorang, serta Tes Menggambar sebuah pohon, karena saya sudah beberapa kali mengikuti tes tersebut tapi selalu gagal di Tes-tes tersebut, saya mohon bantuan teman-teman bila ada yang sudah pernah mengikuti Tes-tes tersebut dan selalu berhasil maohon bantuannya, atas perhatiannya diucapkan terima kasih, mohon dikirim ke email saya brprofesional_2010@yahoo.com

  9. arga says:

    kraepelin dan pauli bukan’a berbeda,,
    bentuk soal memang hampir sama persis tp cara pengerjaan’a beda,,
    yg saya tau kraepelin pngerjaan’a klo sdh garis bwh ngga lngsung keatas tp mulai dari bawah baris selanjut’a,,
    itu sieh yg sy tau,,

  10. Nita says:

    Hallo semuanya…seneng deyh liat banyak yang penasaran sm test Kraepelin & Pauli… Tapi kedua test ini beda yah… bukan test yang sama… memang sama2 menjumlahkan angka dan sama2 berbentuk lembaran koran. Kraepelin itu cuma menjumlahkan angka pada lajur2 yang disediakan pada satu muka koran (bukan bolak balik) dan anda akan mendengar instruksinya PINDAH (pindah lajur berikutnya) dan mengerjakan nya dengan menjumlahkan angka dari bawah ke atas… Kalau Pauli itu sebesar koran juga, menjumlahkan angka dari atas ke bawah… dan bolak balik kertasnya ada angkanya smua… kalau kertas kurang dan waktu belum habis, bisa minta tambah… trus… instruksinya akan dengar GARIS.

    Intinya… ini bukan test yang perlu ditakuti… just be ur self aja dalam mengerjakan. Gak usah terlalu tegang atau panik…

    Good luck everybody… ^_^

  11. hakiiem says:

    mba nita orang psikolog ya..?atau HRD..?^_^

  12. Erwin.Yuliawan says:

    Mohon bntuannya pak.. Sya ingin skali iseng2 bljr kraeplin di rmh utk mndaptkn soal2 kraeplin yg seperti koran itu biasanya di jual di mna ya.. Pak..
    Coz sya sdh mncri di daerh kwitang senen g d yg jual.. Pak..
    Oh ya pak blh g sya ksh msukn..?
    Yg di liat cma komentnya ja pak jwabn dri bpk g prnh da..
    Ya mohn jawabn dri bapak jga di tampilkn jga pak..?
    Oh ya pak klo bpk tau tmpt yg mnjual soal kraeplin slebr koran mohon informasinya pak ke email saya erwinyuliawan@yahoo.com
    Sblumnya byk trma kasih.. Pak..
    Sya tggu informasinya pak

  13. nelwandi says:

    kayaknya tes yang anda jalani adalah tes pauli. soalnya kalo kraeplin intruksinya adalah PINDAH, bukan GARIS. pauli ukurannya double folio, kraeplin A3. kraeplin diciptakan oleh psikiater untuk mengetahui keadaan kejiwaan pasien, sementara pauli dimodifikasi dari kraeplin oleh seorang psikolog untuk memantau sikap kerja dan kestabilan emosi (stress).

  14. frensisca_bonarya says:

    sebenarnya gmn c mengerjakan kraeplin/pauli yang benar??

    grafiknya harus naik kn ya???

    atau bgaimana??

    tlg info ke bonarya_akua89@yahoo.co.id

  15. tya says:

    minta contohnya dong please.krim ke email saya ya.thx

  16. toni says:

    boleh gak aQ minta contoh lembaran tes korannya… tolong kirimkan y k email aQ..
    karna aQ mau latihan… makasih sebelumnya..

  17. monskwok says:

    Cuma mau meluruskan ajah..kalo tes yg dilakukan itu PAULI kl kraeplin lbh kecil ukurannya dan instruksinya “pindah” bukan garis..

  18. monskwok says:

    Nambah lagi, kraeplin dtijukan untuk mengetahui ketahanan kerja,keajekan,ketelitian,kecepatan kerja..
    grafik yg bagus makin lama makin nae..

  19. sinung says:

    bener, nice share pak.

    sangat membantu

  20. eka says:

    Thanks a lot to mas Hakim…
    Wish you success!

  21. ayu says:

    saya minta contoh lembaran test koran pauli, dan kraeplin dan cara mengerjakannya, saya mau latihan soalnya saya blm pernah, minta tolong ya email ke aq.

  22. jesisca says:

    bikininn naa makalah tentas tes kraeplin nuii .

    pusing saia…
    thx

  23. rf says:

    Ada cara buat latihan, yah bikin yang banyak trus diisi sendiri ampe jago.. untuk mempermudahnya..

    pake kode vb module di MS word..

    1.Klik Tools->Macro->Visual Basic Editor (Alt+F11).

    2.di VB editor klik Insert->Module lalu copy paste kode dibawah ini :

    Sub PsikoNumGenerator()

    Randomize Timer

    theEnd = InputBox(“Jumlah angka yang akan dibuat”, “Jumlah Angka”)

    If Not IsNumeric(theEnd) Then Exit Sub

    If Int(theEnd) = 0 Then Exit Sub

    For i = 1 To theEnd

    theText = theText & vbTab & Int(Rnd(i) * 10)

    Next

    Selection.TypeText Text:=theText

    End Sub

    3.Kembali Ke Word lalu Klik Tools->Macro->Macros (Alt+F8) lalu klik Run..

    4. Isi berapa jumlah deret yang anda inginkan (dimulai dari kiri ke kanan, jadi agar bagian bawah rata anda harus memperhitungkan jumlah deretnya)

    Selamat mencoba..

  24. handry says:

    Salam Kenal..

    bagi Anda yang masih bingung tentang test Kraeplin, mungkin ada beberapa tips dari pengalaman pribadi saya di http://motivasi-handry.blogspot.com/, silahkan kunjungi blog saya, ok….

  25. Puteri Permata says:

    Thanks,..
    atas sarannya..

  26. reziana says:

    saya pernah gagal dalam tes kraepelin ini..
    saya mau tanya, kadang yang ngetes kan ada yang memakai waktu per deret dan hasilnya memang lebih baik klo grafiknya meningkat,,
    lalu bagaimana jika tidak memakai waktu, kadang soal yang saya kerjakan satu deret ada yang waktunya lebih lama dan ada juga yang waktunya lebih cepat. apakah grafiknya harus meningkat? sementara soal yang saya kerjakan dalam satu deret waktunya bisa setengah dari deret sebelumnya??
    atau dalam penilaian, personalia ingin melihat nilai tertinggi dan nilai terendah dari pekerjaan kita?
    mohon jawabannya..
    tolong kirim ke ri3z33_ni3z@yahoo.co.id

    terima kasih

  27. lapoupee says:

    wow terimakasih…. makronya mantap

  28. psikolog resmi terdaftar HIMPSI says:

    ngga usah latihan. 1000 lembar pun latihan gak berubah kok garisnya (untuk pauli ya)

  29. psikolog resmi terdaftar HIMPSI says:

    kalau pauli atau kraeplin paham perintahnya benar. itu bisa dilatih. kalau butuh email saya saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: